Reboot Berani dengan Pendekatan Metroidvania
Prince of Persia: The Lost Crown menjadi langkah berani dalam menghidupkan kembali seri legendaris dengan pendekatan 2D metroidvania modern. Alih-alih kembali ke formula 3D klasik, game ini fokus pada eksplorasi lateral dengan desain level saling terhubung yang kompleks. Pemain mengendalikan Sargon, prajurit muda dengan kemampuan manipulasi waktu yang unik. Struktur dunia Mount Qaf dirancang penuh jalur bercabang, rahasia tersembunyi, dan shortcut cerdas yang terbuka seiring progres kemampuan. Pendekatan ini membuat eksplorasi terasa organik dan rewarding. Ubisoft berhasil memadukan identitas klasik Prince of Persia dengan filosofi desain modern yang lebih cepat dan agresif. Hasilnya adalah pengalaman yang terasa segar namun tetap menghormati akar franchise.
Combat Cepat dan Sistem Parry Presisi
Salah satu kekuatan utama The Lost Crown adalah sistem combat yang responsif dan agresif. Pertarungan terasa cepat dengan animasi halus dan kontrol presisi. Mekanik parry menjadi elemen krusial karena timing yang tepat dapat membuka peluang serangan besar. Sargon juga memiliki berbagai kemampuan waktu yang memungkinkan menghindari serangan atau menciptakan posisi strategis. Variasi combo dan skill memberi fleksibilitas build sesuai gaya bermain. Boss fight dirancang intens dengan pola serangan kompleks yang menguji refleks serta pemahaman mekanik. Tingkat kesulitan cukup menantang namun tetap adil karena pola serangan konsisten dan dapat dipelajari. Kombinasi kecepatan dan strategi membuat setiap pertarungan terasa memuaskan.
Platforming Dinamis dan Puzzle Kreatif
Sebagai game 2D modern, platforming menjadi fondasi utama gameplay. Sargon memiliki mobilitas tinggi seperti dash udara, wall jump, dan kemampuan manipulasi waktu yang membuka variasi puzzle. Level dirancang untuk memanfaatkan vertikalitas dan momentum gerakan, menciptakan tantangan presisi yang seru. Banyak segmen membutuhkan kombinasi refleks cepat dan pemahaman pola lingkungan. Puzzle berbasis waktu menjadi ciri khas yang memperkaya variasi gameplay. Tidak hanya sekadar lompat-lompatan, tetapi juga berpikir taktis untuk membuka jalur baru. Desain ini membuat progresi terasa dinamis dan terus berkembang seiring bertambahnya kemampuan.
Visual Stylish dengan Nuansa Persia
Secara visual, The Lost Crown tampil dengan gaya semi-kartun modern yang penuh warna kontras. Desain karakter RAJA 99 detail dengan animasi tajam menciptakan identitas kuat. Lingkungan Mount Qaf menghadirkan nuansa Persia klasik dengan sentuhan fantasi mitologis. Efek visual saat menggunakan kekuatan waktu terlihat dramatis tanpa berlebihan. Musik latar memadukan unsur orkestra dan sentuhan Timur Tengah, memperkuat atmosfer epik. Presentasi audiovisual ini membuat game terasa modern dan polished, sekaligus membedakannya dari metroidvania lain yang cenderung gelap atau minimalis.
Layakkah Dimainkan di 2025?
Prince of Persia: The Lost Crown layak disebut sebagai salah satu metroidvania terbaik modern. Ia berhasil menggabungkan combat cepat, platforming presisi, dan desain level cerdas dalam satu paket solid. Bagi pemain lama seri Prince of Persia, ini adalah reinterpretasi segar yang tetap menghormati warisan franchise. Bagi pemain baru, game ini menjadi pintu masuk ideal ke genre metroidvania dengan kualitas AAA. Replayability hadir melalui eksplorasi rahasia, side quest, dan peningkatan tingkat kesulitan. Untuk blog Akang, game ini punya daya tarik kuat karena brand besar dan gameplay modern yang relevan.